Apa yang salah dariku?
Kenapa kalian tidak bisa menerima perbedaan yang aku punya?
Apa yang salah dengan kalian?
Kenapa kalian memandang rendah orang lain yang tak sama dengan kalian?
Salah siapa sebenarnya?
Aku hanya bisa berusaha, tapi kalian bahkan tak memberi kesempatan.
Air mataku sering kali jatuh tanpa diminta,
setiap kali caci maki kalian lontarkan, aku hanya bisa diam.
Tahan dalam dada, seolah semua itu bukanlah apa-apa.
Seringkali ku terjatuh, namun mencoba bangkit tuk bertahan.
Namun tak semudah yang ku bayangkan.
Kesalahan kecil, kalian besar-besarkan.
Kesalahan besar, tak termaafkan.
Ku lihat hari terus berganti.
waktu terus berputar.
Namun sayang, aku tak bisa mengembalikan.
Andai ku bisa, aku tak ingin mengenal kalian.
semua yang tertuang berguna untuk menghilangkan stress. Tidak bermaksud menyinggung siapapun. Ini tentang aku, dan dunia di sekelilingku.
Jumat, 01 Juli 2016
Rabu, 14 Oktober 2015
LoVe itu RuMit
Cinta itu rumit. Membuatku bingung. Seperti jalan yang
berliku-liku, yang ujungnya belum tentu kau temukan. Bisa saja kau menemui
jalan buntu atau jurang. Kalau dipikir seperti itu mengerikan juga.
Aku
suka kamu. Kamu suka dia. Dia suka yang lain. Yang lain ada yang suka aku.
Aduh bingung.
Like this, berputar-putar macam kincir angin atau yang lebih
gedenya lagi bianglala.
Aku tahu, yang namanya hati itu tidak bisa dipaksakan. Tidak
juga padamu.
Bulshit, kalau aku bilang cukup melihatmu dari jauh.
Aku suka memandangmu, iya. Aku suka melihatmu tersenyum. Aku
suka melihatmu mengunjungi tempat-tempat indah, iya. Tapi tidak bersama
perempuan lain.
Aku
berharap, perempuan itu aku. Bahagia banget.
Ketika orang yang kau sukai
berbalik menyukaimu.
Aku sering membaca,membaca
cerita. Aku juga ingin ceritaku ber-end happy. Tapi nyatanya, tak semudah itu.
Lebiih-lebih menerima kenyataan tentang kamu.
Kabarnya,
kamu suka dengannya. Perempuan beruntung yang kau berikan hatimu.
Aku
pikir itu cuma cinta monyetmu, tapi jika itu nyata… aku bisa apa.
Aku cuma bisa berharap kau bahagia. Walau akhirnya, organ di
dalam tubuhku begitu sesak sampai rasanya sulit bernapas. Ngilu, ngilu yang
ingin ku tendang jauh-jauh.
Walau kabar itu belum benar adanya.
In MeMorian
Mungkin..peribahasa dari mata turun ke hati itu ada
benarnya.
Pernah ngga sih kamu merasa kagum sama seseorang? Kemudian
rasa kagum itu berubah jadi rasa suka kemudian jadi cinta?
Kalau aku sih… maybe belum sampe
cinta ya, hanya sebatas suka. I Mind.
Aku kagum sama seseorang. Kagum dengan segala hal yang ia
punya, segala hal yang bisa ia dapatkan dan raih,, yang semua itu ngga bisa gue
raih dan miliki.
Pertama kali melihatnya lagi setelah sekian lama, saat awal
sma, dimana saat itu hari raya idul fitri, ia tersenyum setelah sholat atau
ziarah, Aku tak tahu pasti, sambil berbocengan pada ayahnya. Dia mengenakan
warna baju yang sama denganku, yaitu kuning. Itu aneh. Aneh sialan yang baru ku
sadari sekarang. Pertanda buruk. I will have a feel with them.
Ia, anak itu, tersenyum cerah, secerah mentari, hampir seperti anime Naruto. Ia tersenyum dengan menampilkan deretan gigi-gigi putihnya. Yang sialnya tak ku balas. Di situ, di beranda teras bibiku… aku hanya terdiam, menimbang-nimbang, berpikir. Setelah aku sadar itu dia, dia sudah lewat, dan aku sadar kalau aku lupa membalasnya senyumnya. Shit banget. Reflekku memang kurang bagus.
Setahun berlalu, secara tak sengaja, aku berteman dengannya di social media. Dari situ, aku mulai tahu ia bersekolah dimana, seperti apa kesehariannya. Dan dari situlah, kagumku dimulai.
Kagum yang membuatku merasa nyeri.
Saat berpapasan dan ia tidak
mengenaliku.
Saat berdekatan dengannya dan ia
tidak menyadariku.
Saat aku hanya bisa terdiam,
melihatnya dari jauh.
Anjirr banget. Pengin
aku tonjok muka sok coolnya. Eh jangan deh, ntar dia ga ganteng lagi. Actually,
what the hell?
Setelah beberapa kali bertemu dengannya dan ia tidak
menyapaku. Aku menarik beberapa kesimpulan.
Alasan mengapa ia bertindak seperti itu.
Pertama, ia marah karena
senyumnya tak dibalas.
Kedua, ia masih punya dendam
ketika dulu aku menjahilinya waktu sd.
Ketiga, ia tidak suka denganku.
Semuanya bikin feeling ku down –
Kenapa? Why? Kenapa disaat aku
mulai kagum dengannya?
Kenapa disaat aku mulai suka
dengannya ia seperti itu?
Kenapa ada begitu tanya dengan
awalan kenapa?
Kenapa waktu begitu cepat merubah seseorang? Ada apa
dengannya satu tahun ini?
—Aku bertanya-tanya dalam hati. Terdiam, termenung dan
berpikir.
Apakah ini balasan Tuhan untukku? Apakah ini karma? Karena
dulu aku menjahilinya, karena dulu aku bahkan tak memandangnya? Karena dulu
bahkan aku tak merasa atau akan menyukainya seperti ini?
Jika iya, mungkin ini yang namanya keadilan. Tapi hal ini,
perasaan ini begitu membuat hatiku ngilu.
Aku jadi ingin bertemu dengannya dan menyapanya. Tapi aku
bahkan tak dapat menemuinya. Karena aku bukan siapa-siapanya, bukan bagian dari
hidupnya. Dan karenanya, sering membuatku merindukannya.
Sabtu, 03 Oktober 2015
Blogku yang entah ke berapa
Hai..
Ini adalah blog yang entah ke berapa yang pernah saya buat.
Seharusnya saya mengawalinya dengan ceria ya, sayangnya hatiku sedang tidak secerah awal bulan ini. Jadi saya mengawalinya dengan membuat postingant entang puisi.
Bagiku,puisiku itu... seperti menceritakan kehidupanku.
Apa yang kupikirkan, apa yang ada didalam hati.
Apa yang terpendam. semuanya tentang aku. hehe.
Jadi yang tidak suka mendengarkan curhat.. pergi saja sana!
Aku tidak mengusir ko, tidak, tidak, aku hanya... menyuruh pergi saja.
Sama saja dong. Kalau dibilang sama, tentu saja ini beda,beda kata.
Ya daripada baca terus tidak suka, lalu marah-marah, nanti nyalahin orang, kan merepotkan jadinya.
Karenanya, you can came back if you don't like. Jangan memaksakan diri okay.
Blog ini, semuanya about me, dan tentang kehidupan disekitarku.
Ini adalah blog yang entah ke berapa yang pernah saya buat.
Seharusnya saya mengawalinya dengan ceria ya, sayangnya hatiku sedang tidak secerah awal bulan ini. Jadi saya mengawalinya dengan membuat postingant entang puisi.
Bagiku,puisiku itu... seperti menceritakan kehidupanku.
Apa yang kupikirkan, apa yang ada didalam hati.
Apa yang terpendam. semuanya tentang aku. hehe.
Jadi yang tidak suka mendengarkan curhat.. pergi saja sana!
Aku tidak mengusir ko, tidak, tidak, aku hanya... menyuruh pergi saja.
Sama saja dong. Kalau dibilang sama, tentu saja ini beda,beda kata.
Ya daripada baca terus tidak suka, lalu marah-marah, nanti nyalahin orang, kan merepotkan jadinya.
Karenanya, you can came back if you don't like. Jangan memaksakan diri okay.
Blog ini, semuanya about me, dan tentang kehidupan disekitarku.
Asaku masih dibalik awan
Merajut asa, menantinya
Apa yang harus kulakukan
Ketika keduanya tak memilihku
Harus bagaimana..
Apakah harus lari kehutan
Atau tenggelam dilaut nan dalam
Semalam,aku bermimpi
Tak dapat menggapai asaku
Tak bisa menemuinya
Lalu,aku mau apa..
Ketika tujuanku bahkan
tak mampu ku raih
Aku harus apa..
Aku pernah berkata, aku ingin pergi saja
Tapi bahkan kepergianku telah tertulis
Di sebuah kertas putih dengan tinta hitam
Ketika mimpiku tercapai
Ketika aku dapat bertemu denganmu
Aku percaya, semua butuh waktu
Langganan:
Postingan (Atom)
-
For You Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto . . Enjot it^^ . . Menurutmu, apa yang harus kau lakukan untuk seseor...
-
Hal pertama yang aku sadari adalah bahwa aku sedang terbaring di dalam kamarku. Aku merasa sedang dalam keadaan yang tidak baik. . Kucob...
-
Ku dengar goncangan di tubuhku, lalu suara lirih yang menggumamkan namaku mulai terdengar. "Nin, bangun," Ucap suara itu dan k...